Bismillahir-Rah maanir-Rahim ... Teringat tahun kemarin saat mengalami patah kaki, jenuhnya minta ampun... Biasanya padat dengan kegiatan, aktif kesana kemari jadi harus diam, Hanya diam di tempat tidur, rasanya sangat tersiksa. Awalnya aku sulit menerima kenyataan ini tapi pada akhirnya aku bisa juga menerima keadaan ini walaupun sangat sulit kurasa. Dan mulailah aku berusaha 'menyibukkan diri' dengan aktivitas yang bisa ku lakukan dalam keadaan seperti ini.
Peristiwa itu terjadi pada 20 maret setahun yg lalu., waktu itu aku pulang lari pagi dan bermaksud hndk ke toko naik motor.., Motor kujalankan pelan-pelan di pinggir, Namun pas di persimpangan, tiba2 dr arah belakang motorku di seruduk sesuatu dgn sgt keras, aku terjatuh dan “duk duk duk” lalu gelap.
Waktu sadar aku sudah berada di rumah sakit, belakangan aku tau bahwa beberapa tetangga yg mengenalku membawaku ke rumah sakit ini.
Aku di UGD, luka-lukaku sedang dijahit. Aku tidak terlalu merasakan sakit soalnya waktu itu masih setengah sadar. Pas kaki kiriku diangkat aku menjerit "aw! sakkkkiiiiitttt !" tidak berapa lama aku dirontgen dan hasilnya... kata dokter kakiku patah! dan patahnya parah! Soalnya hampir remuk! Keluarga yang datang menjenguk sangat sedih dan prihatin, tapi aku biasa saja menanggapinya karena masih setengah sadar, hehe.. Setelah itu aku dibawa ke ruang rawat dan dijadwalkan operasi besok..
Sorenya perawat memasang spalk di kakiku untuk menjaga posisi tulang karena besok mau operasi.
Keesokan harinya aku dibawa ke ruang operasi, aku merasa biasa saja karena memang belum mengerti apa itu dioperasi. Tapi pas masuk ruang operasi terdengar lagu religi dari vagetoz (judulnya lupa..) aku jadi sedih.. serasa mau mati saja... aku menangis.. kata dokternya "kenapa? takut?" "ngga dok, itu lagunya sedih hiks..." dokternya jadi tertawa, hehehe...
Lalu aku disuntik obat bius, rasanya sangat 'peureus!' (apa ya bahasa indonesianya.. pokoknya sakit banget) rasa itu menjalar di tanganku dan akhirnya gelap...
Sekitar jam 5 aku sadar kemudian dibawa ke ruang rawat. Aku dirawat selama 1 minggu di rumah sakit.
Seminggu kemudian aku ke dokter lagi untuk buka jahitan. Pas dibuka jahitan rasanya sakkiiittt sekali... Sampai-sampai aku menangis seperti anak kecil...hiks... hiks... Dokternya mengerti, katanya "gak apa-apa nangis juga..."
Pada bulan mei aku check up, alhamdulillah ada sedikit pertumbuhan tulang... Aku disuruh latihan menekuk sampai 90 derajat.. Setelah latihan terus akhirnya aku bisa...aku jg mulai latihan berjalan dgn tongkat sedikit2…
Dokter juga menyuruh untuk diet, karena berat badanku naik, kata dokter kalo badannya terlalu berat kurang baik untuk tulang, akan terlalu membebani tulang. Pas di rumah aku coba diet tapi cuma bertahan 3 hari, hehehe...
Pada bulan juli aku check up lagi... Menurut prediksi dokter, juli itu aku sudah boleh lepas tongkat. Pertama kali belajar jalan tanpa tongkat, rasanya sangat berat......sung guh.....sulit sekali....aku tertatih-tatih. ...
di rumah aku latihan jalan secara pelan-pelan,,, alhamdulillah sebulan kemudian aku sudah lumayan lancar jalannya. Aku mulai berani bepergian tanpa tongkat lagi..
Dan Alhamdulillah aku jg berhasil menurunkan bb… ^_^
Awal September 2010 aku melanjutkan kuliah lagi setelah mengambil cuti 1 semester... Hari2 berjalan kembali seperti semula, hanya saja aku merasa trauma klo hrs naik motor lagi , kaki juga sering terasa sgt tidak nyaman .. karena jika cuaca dingin dan jika aku kehujanan, kakiku terasa sangat linu,, sehingga jalannya agak pincang.
Pada pertengahan maret 2012 aku check up ke dokter lagi. setelah dirontgen ternyata kata dokter tulangnya sudah menyambung dengan baik dan pen hrs dilepas agar tdk mengganggu perkembangan tulang.
Akhirnya pada 27 maret 2012 pen di kakiku dilepas.
Setelah operasi rasanya sakit sekali,,, aku belum kuat untuk berjalan,,, karena itu kembali aku memakai tongkat sebagai alat bantu…
Tapi Kata dokter, setelah operasi ,kakinya langsung digunakan berjalan juga tidak apa-apa asal jangan dulu lari dan loncat-loncat karena terdapat rongga-rongga bekas sekrup pada tulang. Jadi mesti menunggu sampai rongga-rongga tersebut terisi lagi, baru lebih leluasa untuk lari atau loncat-loncat… ^
Alhamdulillah seiring berjalannya waktu , aku selalu berharap keadaan menjadi semakin baik...
Ada banyak sekali hikmah yang ku dapat dr peristiwa itu. Sebelumnya karena aku terlalu sibuk dengan kegiatanku, aku jarang menghabiskan waktu dengan keluarga. Tetapi semenjak kejadian itu, aku jadi lebih dekat dengan keluarga. Aku begitu merasakan betapa berartinya keluarga itu. Memang ketika aku sehat aku sering menghabiskan waktu dengan teman-temanku karena berbagai urusan, tetapi ketika aku sakit keluargalah yang selalu ada untuk merawatku. Ayah, ibu, nenek, kakek, bibi-bibi, paman-paman, tetangga...semu anya sangat peduli padaku, padahal sebelumnya aku berinteraksi seperlunya dengan mereka karena kesibukanku. Ya Allah...rasanya malu sekali..
Dan boleh dibilang pengalaman patah tulang ini juga memberikanku banyak pengalaman spiritual. Dari hari pertama pasca operasi pemasangan pen hingga hari ketika aku didesak untuk segera melepasnya.
Aku melihat dan merasakan anugerah yang luar biasa. Melihat hal-hal yang tidak semua orang dapat melihatnya. Keyakinan akan adanya kematian yang setiap orang pasti akan mengalaminya dengan waktu yang berbeda setiap orangnya.
Semoga ini menyadarkan kita bahwa sehat itu mahal tapi gratis, sementara sakit itu lebih murah namun kita diharuskan untuk membayarnya. Tidak perlu mengalami apa yang aku rasakan, cukuplah bersyukur karena sekali lagi sehat itu mahal tapi gratis!
Semakin gelap hari semakin kita akan menuju cahaya.
Jangan berputus asa, akan selalu ada sinar mentari yang akan menyapa kita meski di ujung senja....
Wallahua’lam bish Shawwab ....
Barakallahufiku m ....
... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...
~ o ~
Salam santun dan keep istiqomah ...
--- Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini ... Itu hanyalah dari kami ... dan kepada Allah SWT., kami mohon ampunan ... ----
Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....
#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#
--------------- --------------- --------------- ---
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahum ma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....
Sumber : FB Mutiara Air Mata Muslimah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar