Rosib/gagal itulah nilai yang saat ini aku dapatkan setelah menempuh ujian dua bulan, satu bulan ujian termin satu dan satu bulan lagi ujian termin dua yang keduanya di pisah oleh masuk kuliah beberapa bualan saja, kali ini sudah masuk tahun kedua aku kuliah di universitas al-azhar cairo egypt, waktu bergulir begitu cepat, rasanya baru kemarin aku sampai di bumi para ambiya ini, dan sekarang sudah hampir dua tahun.
Tidak begitu sedih rasanya apa bila kita melihat teman yang lain juga ikut merasakan kegagalan yang sama dalam ujian, tapi akan terasa sedih apa bila teman dekat kita berhasil dalam ujian, bahkan mendapatkan nilai terbaik, segala penyesalan itu akan datang diakhir, jika datangnya di awal itu namanya pendaftaran, sekarang hanya akan ada satu kesempatan lagi buatku untuk memperbaiki kegagalan tersebut, dan itu hanya bisa dicapai dengan belajar yang sungguh-sungguh, dan jangan lupa do'a dan ibadah-ibadah sunnah lainnya.
Satu pelajaran yang tidak akan pernah terlupakan setelah mendapatkan kegagalan, yaitu selalu bersyukur kepada allah subhanahu wata'ala, dimanapun itu dan kapan pun itu, karena dengan begitu kita masih bisa merasa bahwa apapun hasil yang kita dapatkan itu insya allah yang terbaik buat kita, allah selalu memiliki rencana yang indah dan kita sebagai hamba tidak tahu itu, kita hanya meminta tanpa kita sadari bahwa yang kita minta selama ini belum tentu yang terbaik buat diri kita sendiri, kadang kita sebagai hamba malah ber su'uzhon kepada allah, karena allah tidak memberikan apa yang kita mau, padahal semua itu sudah di atur oleh allah subhanahu wata'ala, kita hanya menunggu saja kapan itu akan di berikan oleh allah kepada kita.
Tetap semangat dan istiqomah adalah kunci untuk bisa meraih sebuah keberhasilan, tanpa semangat serta kesungguhan dalam belajar, kita tidak akan mampu mencapai tingkat keberhasilan tersebut, dan tanpa istiqomah dalam beribadah dan belajar kita juga tidak akan mampu menggapainya, kadang bisa kita menggapainya tanpa itu semua, namun tidak akan ada rasa puas dan rasa syukur yang kita akan dapatkan dari hasil yang telah kita capai.
kembalilah teriakan kata-kata " man jadda wa jada " di dalam diri kita semua agar semangat yang kemarin sempat luntur karena telah mendapatkan kegagalan, kembali bangkit dengan kekuatan yang sangat luar biasa, di samping itu semua juga ada faktor-faktor yang bisa membuat kita gagal dalam menuntut ilmu, yaitu maksiat kepada allah, sedikit mengingat sebuah sya'ir imam syafi'i rahimahullah yang berbunyi
شكوت إلى وكيع سوء حفظى فأرشدنى إلى ترك المعاصى وأخبرنى بأن العلم نورونرالله لايهدى لعاصى
Aku mengadu kepada guru (waki'i) tentang buruknya hafalanku maka aku diarahkan
untuk meninggalkan dosa (maksiat) dan ia mengatakan kepadaku bahwa ilmu adalah cahaya dan cahaya Allah tidak akan menunjuki orang yang berdosa (maksiat).
Dengan begitu mudah-mudahan allah selalu mempermudah urusan kita dalam menuntut ilmu agama, dan juga selalu menumpahkan rahmatnya bagi kita semua yang sedang berjihad fi sabilillah dalam menuntut ilmu, amiin.
Tetap semangat dan istiqomah ^_^
salam hangat ikhwati fillah, dua bulan menjelang ujian termin satu universitas al-azhar cairo
Tidak begitu sedih rasanya apa bila kita melihat teman yang lain juga ikut merasakan kegagalan yang sama dalam ujian, tapi akan terasa sedih apa bila teman dekat kita berhasil dalam ujian, bahkan mendapatkan nilai terbaik, segala penyesalan itu akan datang diakhir, jika datangnya di awal itu namanya pendaftaran, sekarang hanya akan ada satu kesempatan lagi buatku untuk memperbaiki kegagalan tersebut, dan itu hanya bisa dicapai dengan belajar yang sungguh-sungguh, dan jangan lupa do'a dan ibadah-ibadah sunnah lainnya.
Satu pelajaran yang tidak akan pernah terlupakan setelah mendapatkan kegagalan, yaitu selalu bersyukur kepada allah subhanahu wata'ala, dimanapun itu dan kapan pun itu, karena dengan begitu kita masih bisa merasa bahwa apapun hasil yang kita dapatkan itu insya allah yang terbaik buat kita, allah selalu memiliki rencana yang indah dan kita sebagai hamba tidak tahu itu, kita hanya meminta tanpa kita sadari bahwa yang kita minta selama ini belum tentu yang terbaik buat diri kita sendiri, kadang kita sebagai hamba malah ber su'uzhon kepada allah, karena allah tidak memberikan apa yang kita mau, padahal semua itu sudah di atur oleh allah subhanahu wata'ala, kita hanya menunggu saja kapan itu akan di berikan oleh allah kepada kita.
Tetap semangat dan istiqomah adalah kunci untuk bisa meraih sebuah keberhasilan, tanpa semangat serta kesungguhan dalam belajar, kita tidak akan mampu mencapai tingkat keberhasilan tersebut, dan tanpa istiqomah dalam beribadah dan belajar kita juga tidak akan mampu menggapainya, kadang bisa kita menggapainya tanpa itu semua, namun tidak akan ada rasa puas dan rasa syukur yang kita akan dapatkan dari hasil yang telah kita capai.
kembalilah teriakan kata-kata " man jadda wa jada " di dalam diri kita semua agar semangat yang kemarin sempat luntur karena telah mendapatkan kegagalan, kembali bangkit dengan kekuatan yang sangat luar biasa, di samping itu semua juga ada faktor-faktor yang bisa membuat kita gagal dalam menuntut ilmu, yaitu maksiat kepada allah, sedikit mengingat sebuah sya'ir imam syafi'i rahimahullah yang berbunyi
شكوت إلى وكيع سوء حفظى فأرشدنى إلى ترك المعاصى وأخبرنى بأن العلم نورونرالله لايهدى لعاصى
Aku mengadu kepada guru (waki'i) tentang buruknya hafalanku maka aku diarahkan
untuk meninggalkan dosa (maksiat) dan ia mengatakan kepadaku bahwa ilmu adalah cahaya dan cahaya Allah tidak akan menunjuki orang yang berdosa (maksiat).
Dengan begitu mudah-mudahan allah selalu mempermudah urusan kita dalam menuntut ilmu agama, dan juga selalu menumpahkan rahmatnya bagi kita semua yang sedang berjihad fi sabilillah dalam menuntut ilmu, amiin.
Tetap semangat dan istiqomah ^_^
salam hangat ikhwati fillah, dua bulan menjelang ujian termin satu universitas al-azhar cairo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar